Cara membeli rumah subsidi
- 1
Survei lokasi
Kabari kami lewat WhatsApp kapan Anda ingin datang melihat lokasi.
- 2
Pilih kavling & booking
Booking fee rumah subsidi Rp1.000.000 (di luar harga rumah). Rumah komersil memakai uang tanda jadi Rp5.000.000.
- 3
Kumpulkan berkas
Siapkan berkas KPR sesuai daftar persyaratan, lalu ajukan ke bank.
- 4
Analisa bank
Bank memeriksa riwayat kredit (SLIK OJK) dan kemampuan bayar. Hasilnya berupa surat persetujuan kredit (SP3K).
- 5
Akad kredit
Penandatanganan akad di bank bersama notaris. Uang muka dilunasi sebelum atau saat akad.
- 6
Serah terima kunci
Kunci rumah diserahkan kepada pembeli.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siapa yang boleh membeli rumah subsidi?
Warga negara Indonesia yang belum memiliki rumah, dengan penghasilan di bawah batas yang ditetapkan pemerintah. Salah satu berkasnya adalah surat keterangan tidak memiliki rumah.
Berapa bunga KPR subsidi?
KPR subsidi (FLPP) memakai bunga tetap 5% per tahun sampai lunas, dengan tenor paling lama 20 tahun. Angsuran tidak naik selama masa kredit.
Apakah harga di website ini sudah final?
Harga dan promo dapat berubah sewaktu-waktu. Angka yang berlaku adalah yang tertulis pada surat pemesanan.
Bisa KPR syariah?
Bisa. Kami bekerja sama dengan BTN Syariah, Bank Jatim Syariah, dan BPRS Dana Amanah Solo selain bank konvensional.
Apakah bisa melihat rumah sebelum membeli?
Bisa. Kirim pesan WhatsApp untuk mengatur jadwal survei lokasi.
Pertanyaan lain? Tanyakan lewat WhatsApp.